Milia ( penyebab dan cara menyingkirkannya )

Saturday, August 13, 2016

hai... ga usah panjang lebar ya pembukaannya, saya juga bukan orang yang suka berbasa basi.. hihihih... langsung ada pada inti apa yang akan dibahas kali ini. Ya.. ya kali ini saya akan bahas Milia. apa itu milia? simak ya..

Milia adalah salah satu kondisi kulit yang juga dijuluki sebagai jerawat bayi karena umumnya muncul pada bayi yang baru lahir. Milia juga dikenal dengan istilah kista milium dan tidak berbahaya serta tidak membutuhkan perawatan khusus karena dapat hilang dengan sendirinya. Selain pada bayi, milia juga dapat muncul pada segala usia dan pada kasus tertentu penderitanya dapat dianjurkan untuk melalui proses pengobatan.

Bentuk milia pada umumnya adalah seperti jerawat, yaitu benjolan kecil berwarna putih menyerupai warna mutiara atau putih kekuningan. Biasanya muncul secara berkelompok di daerah hidung, mata, dahi, kelopak mata, pipi, dan dada. Jika hanya terdapat satu benjolan, maka istilah yang digunakan adalah milium. Bentuk inilah yang menyebabkan julukan jerawat bayi tersebut. Kendati demikian, milia tidak dapat disamakan dengan jerawat pada bayi dikarenakan jerawat juga mungkin tumbuh pada bayi yang sedang memiliki milia.

Penyebab MILIA

Milia dapat terbentuk akibat adanya protein yang bernama keratin yang terperangkap dalam kelenjar pilosebasea pada lapisan dermis kulit. Penyebab lainnya adalah seperti terlalu lama terpapar oleh sinar matahari, nah bagi yang sudah tahu sekarang bahwa milia itu seperti jerawat tapi bukan jerawat ( halah ) itu sangat mengganggu banget kan untuk penampilanmu. Yuk makannya dirawat dengan baik dan benar kulitnya, biar milia bisa kabur. Ada beberapa tips menghilangkan milia, membantu kamu biar bisa tampil dengan indah.

1. Rutin membersihkan wajah
Membersihkan wajah secara teratur akan mencegah kotoran menumpuk pada pori-pori kulit sehingga mencegah timbulnya milia.

2. Pakai sunscreen
Efek negatif dari sinar UV salah satunya adalah menebalkan kulit. Dengan menebalnya jaringan epidermis, maka keratin yang berada di bawahnya pun semakin susah keluar. Dengan memakai sunscreen atau sunblock akan meminimalisir efek buruk sinar UV pada kulit. Pilih oil-free sunscreen yang akan melindungi kulit Anda dari bahaya sinar UV tapi tidak membuat pori tersumbat.

3. Exfoliate
Sel kulit mati yang menumpuk pada wajah juga bisa membuat keratin terperangkap dan menyebabkan milia. Eksfoliasi kulit Anda 3 kali seminggu dan gunakan exfoliator yang lembut. Terlalu sering scrubbing muka juga tidak berefek baik, malah bisa menyebabkan milia baru karena abrasi berlebih. Pakai gentle exfoliant seperti hyaluronic acid agar tidak berefek keras pada kulit.


4. Pakai retinol
Krim, lotion, atau serum yang mengandung retinol dapat mengeksfoliasi kulit, menjaganya agar tetap lembut dan bersih. Untuk hasil yang maksimal, pakai retinol lotion di area yang memiliki masalah milia, namun jangan memakai retinol di area kelopak mata karena bisa membuat iritasi dan terasa pedih di mata.

5. Hubungi dermatologis Anda
Jika ingin menghilangkan milia di wajah, Anda perlu bantuan profesional. Dermatologis bisa menentukan perawatan yang tepat untuk kebutuhan dan jenis kulit Anda. Pengobatan yang dapat dilakukan contohnya chemical peels, microdermabrasion, cryotherapy, maupun laser. Jangan mencoba mengeluarkan milia sendiri di rumah memakai jarum karena bisa menyebabkan infeksi dan bekas luka yang sulit hilang.

JAFRA ada lho perawatannya untuk ngusir milia biar jauh jauhhh, apa hayooo? VOILA! 




Tenangkan dirimu.. JAFRA selalu ada solusinya ketika kamu ada masalah pada kulitmu. Yups! solusinya kamu pakai gentle exfoliating scrub dan retinol capsule.

Berita ini diambil dari berbagai sumber alias googlingan tapi yang paling banyak dari cosmopolitan indonesia

You Might Also Like

1 comments

  1. My brother suggested I might like this blog. He was once totally right. This publish actually made my day. You can not believe just how so much time I had spent for this info! Thanks! yahoo login mail

    ReplyDelete

Popular Posts

Blog Stats